marquee
Selasa, 14 Juni 2011
Penghapusan Retribusi Izin
Perizinan yang dikelola oleh Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KPPT) Kota Bukittinggi sampai tahun 2012 berjumlah 21 izin. Awal Tahun 2011 KPPT Kota Bukittinggi telah memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam pengurusan izin, dimana retribusi izin tidak dibebankan lagi pada seluruh izin. Ada beberapa izin yang masih dikenakan biaya retribusi, yaitu :
1. IMB
2. SITU HO
3. Riksa Tahun SITU HO
4. Izin Penggalian Jalan, Berm dan Trotoar
5. Izin Pemakaian Alat Berat
Untuk itu Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu Kota Bukittinggi secara bertahap telah melakukan Sosialisasi kepada para pedagang, pengusaha, pihak perbankan dan yang lainnya. Diharapkan kepada Masyarakat Kota Bukittinggi agar langsung mengurus izinnya sendiri tanpa menggunakan Calo, karena biaya Retribusi sesuai dengan yang diataur dalamPeraturan daerah Kota Bukittinggi, tidak ada dipungut biaya lain. Disamping itu untuk menghindari Praktek Calo, Masyarakat yang mengurus izin langsung berfoto di kantor KPPT.
1. IMB
2. SITU HO
3. Riksa Tahun SITU HO
4. Izin Penggalian Jalan, Berm dan Trotoar
5. Izin Pemakaian Alat Berat
Untuk itu Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu Kota Bukittinggi secara bertahap telah melakukan Sosialisasi kepada para pedagang, pengusaha, pihak perbankan dan yang lainnya. Diharapkan kepada Masyarakat Kota Bukittinggi agar langsung mengurus izinnya sendiri tanpa menggunakan Calo, karena biaya Retribusi sesuai dengan yang diataur dalamPeraturan daerah Kota Bukittinggi, tidak ada dipungut biaya lain. Disamping itu untuk menghindari Praktek Calo, Masyarakat yang mengurus izin langsung berfoto di kantor KPPT.
Senin, 29 November 2010
Izin Usaha Jasa Konstruksi
Dasar Hukum
| a. | UU No. 28 Tahun 2009 Tentang Pajak Retribusi Daerah | ||
| b. | Perda | No. 6 Tahun 2005 Tentang Retribusi IUJK | |
Persyaratan Pengurusan Izin
- Permohonan tertulis
- Foto Copy KTP Pemilik
- Foto Copy NPWP
- Foto Copy TDP
- Foto Copy SITU/HO
- Foto Copy KTA Asosiasi
- Foto Copy Ijazah/Sertifikat keahlian sesuai bidang tugas dan pekerjaan
Tarif Retribusi Izin
- KLS B / Grade 6 & 7 Rp. 500.000,-
- KLS M2 / Grade 5 Rp. 250.000,-
- KLS K1 / Grade 4 Rp. 100.000,-
- KLS K2 / Grade 3 Rp. 75.000,-
- KLS K3 / Grade 2 Rp. 50.000,-
Tanda Daftar Industri / Izin Usaha Industri
Dasar Hukum
Berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 05 Tahun 2007 tentang Biaya Retribusi TDI dan IUI
Persyaratan Pengurusan Izin
- Permohonan tertulis
- Pas Photo ukuran 3 x 4 (3lembar)
- Foto Copy KTP Pemilik
- Foto Copy SITU/HO
- Foto Copy NPWP Perusahaan
- Jika berbentuk CV, PT dan sejenisnya melampirkan akte pendirian usaha yang telah disahkan oleh lembaga yang berwenang
Tarif Retribusi
1. Baru
- Modal Rp. 5.000.000,- s/d Rp. 50.000.000,- Rp. 100.000,-
- Modal > Rp. 50.000.000,- s/d Rp. 200.000.000,- Rp. 150.000,-
- Modal > Rp. 200.000.000,- s/d 500.000.000,- Rp. 250.000,-
- Modal > Rp. 500.000.000,- Rp. 500.000,-
2. Daftar Ulang
- Modal Rp. 5.000.000,- s/d Rp. 50.000.000,- Rp. 20.000,-
- Modal > Rp. 50.000.000,- s/d 200.000.000,- Rp. 30.000,-
- Modal > Rp. 200.000.000,- s/d 500.000.000,- Rp. 50.000.000,-
- Modal > Rp. 500.000.000,- Rp. 100.000,-
Wajib Daftar Perusahaan
Dasar Hukum :
- Permendag : No. 37/M-DAG/PER/9/2007
- Perda No. 6 Tahun 2002
- Perda No. 4 Tahun 2009
Manfaat WDP bagi Pemerintah :
- Mengetahui keadaan dan perkembangan Dunia Usaha
- Menyusun dan Menetapkan kebijakan untuk memberikan bimbingan, pembinaan dan pengawasan kepada dunia usaha
- Menciptakan iklim usaha yang sehat dan tertib
Manfaat bagi Dunia Usaha
- Menciptakan keterbukaan antar perusahaan
- Memudahkan mencari mitra bisnis
- Mendasarkan investasi pada perkiraan yang jelas
- Meningkatkan kepercayaan masyarakat akan kredibilitas suatu perusahaan
Persyaratan Pengurusan TDP
- Foto copy KTP
- Foto copy SITU
- Foto copy SIUP
- Akte Pendirian bagi yang berbadan Hukum, Pengesahan dari Pengadilan Negeri (untuk CV) dan Pengesahan dari Menteri Hukum dan HAM (untuk PT)
Tarif Retribusi
· Biaya Administrasi pengurusan TDP baru sebesar Rp.0,- (Nol Rupiah)
· Biaya Retribusi TDP berdasarkan Perda No. 4 Tahun 2009 :
1. PT = Rp. 500.000,-
2. Koperasi = Rp. 100.000,-
3. CV = Rp. 250.000,-
4. Fa = Rp. 250.000,-
5. PO = Rp. 100.000,-
6. BUL = Rp. 200.000,-
Surat Izin Usaha Perdagangan
Dasar Hukum
- Permendag No. 36/M-DAG/PER/9/2007 Tentang Penerbitan SIUP
- Permendag No. 46/M-DAG/PER/9/2009 Tentang Perubahan Permendag No. 36/M-DAG/PER/9/2007
- Perda No. 05 Tahun 2002
- Perda No. 03 Tahun 2009
Penggolongan SIUP
· SIUP Mikro - Modal < Rp. 50.000.000,-
- Warna Kertas Hijau
· SIUP Kecil - Modal > Rp. 50.000.000,-
< Rp. 500.000.000,-
- Warna Kertas Putih
· SIUP Menengah - Modal > Rp. 500.000.000,-
< Rp. 10.000.000.000,-
- Warna Kertas Biru
· SIUP Besar - Modal > Rp. 10.000.000.000,-
- Warna Kertas Kuning
Ketentuan Penerbitan SIUP
· SIUP diberikan kepada Perusahaan berbentuk Badan Usaha : PT, Koperasi, CV, Firma dan Perorangan.
· Diterbitkan berdasarkan Domisili Perusahaan dan berlaku untuk melakukan usaha Perdagangan diseluruh Wilayah RI
· Diberikan kepada Pemilik/Pengurus/Penanggung jawab Perusahaan atas nama Perusahaan
· Berlaku selama Perusahaan menjalankan kegiatan usaha perdagangan dan wajib didaftar ulang 1 kali 5 tahun, dalam rangka pembinaan, pengendalian dan pengawasan
· Pedagang Besar (Wholesaler) dilarang melakukan kegiatan atau merangkap sebagai Pedagang Pengecer dan Pedagang Informal
Persyaratan Pengurusan SIUP
- Foto copy KTP
- Pas Photo 3 x 4 (2 lbr)
- Foto copy SITU
- Akte Pendirian bagi yang berbadan Hukum, Pengesahan daripengadilan Negeri (untuk CV) dan Pengesahan dari Menteri Hukum dan HAM (untuk PT)
Proses Penerbitan SIUP
· Proses Penerbitan atau Penolakan SIUP paling lambat 3 (tiga) hari kerja terhitung sejak diterima SP-SIUP dan dokumen persyaratan
· Perusahaan yang telah memiliki SIUP wajib memiliki Tanda Daftar Perusahaan (TDP)
· Proses permohonan dan penerbitan SIUP baru, tidak dikenakan biaya
· Pengenaan biaya Retribusi pada saat pengajuan permohonan pendaftaran ulang SIUP, perubahan dan/atau penggantian SIUP yang hilang atau rusak.
Perusahaan yang tidak wajib memiliki SIUP :
· Kantor Cabang Perusahaan atau Kantor Perwakilan Perusahaan
· Perusahaan yang melakukan kegiatan usaha di luar sektor perdagangan
· Pedagang Mikro dimana kegiatan usaha dijalankan oleh pemilik/anggota keluarga dan kekayaan bersih paling banyak Rp. 50.000.000,- (tidak termasuk tanah dan bangunan). SIUP hanya bisa dikeluarkan jika dikehendaki yang bersangkutan dengan mengeluarkan SIUP Mikro.
SIUP dilarang digunakan untuk melakukan kegiatan :
· Tidak sesuai dengan kelembagaan dan/atau kegiatan usaha yang tercantum dalam SIUP
· Penghimpunan Dana Masyarakat/Investasi uang dengan menawarkan janji keuntungan dan Multi Level Marketing
· Usaha perdagangan lainnya yang telah diatur melalui ketentuan peraturan perundang-undangan tersendiri
Formulir Pendafttaran
Sama untuk SIUP Kecil, Menengah dan Besar
Data yang harus diisi oleh Pemohon :
- Identitas Pemohon/Penanggung jawab
- Identitas Perusahaan
- Legalitas Perusahaan (khusus PT, Koperasi, CV, Fa)
- Modal dan Saham
- Bidang Usaha
Terdiri dari :
- Kelembagaan diisi :
· Pengecer
· Supplier
- Kegiatan Usaha (diisi Petugas)
- Barang/jasa dagangan utama
Jenis Pendaftaran SIUP :
- Baru
- Daftar ulang
- Perubahan
Surat Izin Tempat Usaha
Dasar Hukum
| a. | UU No. 28 Tahun 2009 Tentang Pajak dan Retribusi Daerah | |||
| b. | Perda No. 18 Tahun 2004 Tentang Retribusi Tempat Usaha | |||
| c. | Perda No. 06 Tahun 2009 Tentang Perubahan Perda No. 18 Tahun 2004 | |||
| d. | Perwako No. 10/2009 Tentang Pedoman Pelayanan Perizinan Pada Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu Kota Bukittinggi | |||
Persyaratan Pengurusan SITU (HO dan Non HO)
- Permohonan Tertulis
- Pas Photo ukuran 3 x 4 (3 lembar)
- Foto Copy KTP Pemilik
- Foto Copy IMB
- Foto Copy Sertifikat Tanah
- Surat perjanjian sewa menyewa dari pemilik tanah/bangunan jika tanah/bangunan tersebut bukan milik pemohon
- Denah Lokasi
- Untuk izin yang dapat menimbulkan gangguan diperlukan dokumen AMDAL/UPL/UKL/ANDAL LALIN dan Rekomendasi Lingkungan dan atau Persetujuan Tetangga Sepadan.
Tarif Retribusi SITU
Berdasarkan Perda No. 18 tahun 2004 tentang Retribusi Tempat Usaha.
Biaya Retribusi dihitung berdasarkan :
Berdasarkan Perda No. 18 tahun 2004 tentang Retribusi Tempat Usaha.
Biaya Retribusi dihitung berdasarkan :
SITU HO
a. Indeks Lokasi/kawasan
- Perumahan/pemukiman indeks 4
- Pariwisata indeks 3
- industri/Perdagangan indeks 1
b. Indeks Gangguan
- Besar/Tinggi dengan indeks 3
- Sedang dengan indeks 2
- Kecil dengan indeks 1
c. Tarif digolongkan berdasarkan luas ruang tempat
- Luas 1 m2 s/d 50 m2 Rp. 50.000,-
- Luas 51 m2 s/d 100 m2 Rp. 75.000,-
- Luas 101 m2 s/d 500 m2 Rp. 125.000,-
- Luas 501 m2 s/d 1000 m2 Rp. 150.000,-
- Luas 1001 m2 s/d 2000 m2 Rp. 225.000,-
- Luas 2001 m2 keatas Rp. 500.000,-
Perhitungan Biaya =
Indeks lokasi x Indeks gangguan x Tarif
d. Lama pengurusan 12 hari kerja
e. Masa berlaku izin 5 (lima) tahun dan setiap tahun wajib pemeriksaan tahunan, dimana Retribusi Riksa tahunan sebesar Rp. 25.000,- dan setelah 5 tahun dilakukan pendaftaran ulang untuk 5 tahun berikutnya.
SITU Non HO
a. Indeks Lokasi/kawasan
- Perumahan/pemukiman indeks 4
- Pariwisata indeks 3
- Industri/Perdagangan indeks 2
b. Tarif digolongkan berdasarkan luas ruang tempat
- Luas 1 m2 s/d 50 m2 Rp. 50.000,-
- Luas 51 m2 s/d 100 m2 Rp. 75.000,-
- Luas 101 m2 s/d 500 m2 Rp. 125.000,-
- Luas 501 m2 s/d 1000 m2 Rp. 150.000,-
- Luas 1001 m2 s/d 2000 m2 Rp. 225.000,-
- Luas 2001 m2 keatas Rp. 500.000,-
Perhitungan Biaya = Indeks Lokasi x Tarif
c. Lama Pengurusan 6 hari kerja
d. Masa berlaku izin 5 (lima) tahun dan setiap tahun wajib pemeriksaan tahunan, dimana Retribusi Riksa tahunan sebesar Rp. 25.000,- dan setelah 5 tahun dilakukan pendaftaran ulang untuk 5 tahun berikutnya.
SITU dinyatakan tidak berlaku apabila :
a. Pemegang izin menghentikan perusahaannya
b. Memindahkan hak atas izin kepada orang lain
c. Menambah unit-unit mesin yang tidak sesuai dengan jumlah yang tercantum dalam izin
d. Meninggal Dunia
e. Pemegang izin mengubah/menambah jenis usahanya tanpa mengajukan perubahan kepada Walikota
f. Masa berlaku izin sudah habis dan tidak didaftar ulang
g. Dihentikan usahanya karena melanggar peraturan perundang-undangan yang berlaku
Selasa, 10 Februari 2009
Jenis Perizinan Yang Dikelola BP2TPM Kota Bukittinggi
Sampai akhir tahun 2016 Badan Pelayanan
Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal
telah memberikan pelayanan kepada publik sebanyak 94 jenis perizinan,
dimana sebelumnya hanya mengelola 11 jenis perizinan (tahun 2008), kemudian
ditambah 9 jenis perizinan (tahun 2012). Pada Tahun 2014 ditambah menjadi 64
jenis perizinan dan sampai akhir tahun 2015 ditambah lagi 9 jenis perizinan.
|
NO
|
JENIS PERIZINAN
|
|
1
|
Izin Mendirikan Bangunan (IMB)
|
|
2
|
Surat Izin Tempat Usaha (SITU)/HO
|
|
3
|
Surat
Izin Usaha Perdagangan Minuman Beralkohol (SIUP-MB)
|
|
4
|
Surat Izin Usaha
Perdagangan (SIUP)
|
|
5
|
Tanda Daftar Perusahaan
(TDP)
|
|
6
|
Tanda Daftar Industri (TDI)
|
|
7
|
Izin Usaha Industri (IUI);
|
|
8
|
Tanda Daftar Gudang.
|
|
9
|
Tanda Daftar Usaha
Waralaba Lokal (TDUWL)
|
|
10
|
Izin Reklame
|
|
11
|
Izin
Usaha Angkutan
|
|
12
|
Izin Trayek
|
|
13
|
Izin
Usaha Warung Warnet
|
|
14
|
IzinPenyelenggaraan
Penyiaran
|
|
15
|
Izin Penyelenggaraan Jasa Titipan
|
|
16
|
Izin Mendirikan Bangunan Menara
Telekomunikasi
|
|
17
|
Izin Usaha Jasa Konstruksi
|
|
18
|
Izin Pemakaian
Alat Berat Milik Pemerintah Daerah.
|
|
19
|
Izin
Usaha Penjualan dan Penyewaan Piringan Cakram dan Kaset Vidio.
|
|
20
|
Izin Penggalian
Jalan, Berm dan Trotoar
|
|
21
|
Izin
Lembaga Kursus
|
|
22
|
Izin
Operasional Pendirian sekolah Tk/SD.
|
|
23
|
Izin
Operasional Pendirian Sekolah Menengah.
|
|
24
|
Izin Penyelenggaraan PAUD.
|
|
25
|
Izin
Pusat Kegiatan belajar Mengajar (PKBM).
|
|
26
|
Izin
Pesawat Uap.
|
|
27
|
Izin
Pesawat Angkat dan Angkut.
|
|
28
|
Izin
Bejana Tekan.
|
|
29
|
Izin
Lift Listrik
|
|
30
|
Izin Rel
Industri
|
|
31
|
Izin
Instalasi Penyalur Petir
|
|
32
|
Izin
Pesawat Tenaga dan Produksi.
|
|
33
|
Izin
Perancah Bangunan
|
|
34
|
Izin
Pesawat Las
|
|
35
|
Izin
Penyimpangan Waktu Kerja
|
|
36
|
Izin Kerja Malam Wanita
|
|
37
|
Izin Lembaga Pelatihan Kerja.
|
|
38
|
Izin Rumah Bersalin/Izin Mendirikan Klinik dan Izin operasional klinik.
|
|
39
|
Izin
Laboratorium
|
|
40
|
Surat Terdaftar Pengobat
Tradisional (STPT)
|
|
41
|
Izin Optikal.
|
|
42
|
Izin Praktek Tenaga
Medis (Dokter )
|
|
43
|
Surat Izin Kerja
Bidan (SIKB)/ Surat Izin Praktek
Bidan (SIPB).
|
|
44
|
Surat Izin Kerja Fisiotrapi
(SIKF)/Surat Izin Praktek Fisiotrapi (SIPF)
|
|
45
|
Surat Izin Kerja Tenaga Teknis Kefarmasian(SIKTKF)
|
|
46
|
Surat Izin Praktek
Apoteker (SIPA)/Surat Izin Kerja
Apoteker(SIKA)
|
|
47
|
Surat Izin Kerja Perawat
Gigi (SIKPG)/Surat Izin Praktek
Perawat Gigi (SIPPG)
|
|
48
|
Surat Izin Kerja Perawat (SIKP)/Surat Izin Praktek
Perawat (SIPP)
|
|
49
|
Surat Izin Kerja
Refraksionis Optisien
|
|
50
|
Izin Apotik
|
|
51
|
Izin Pedagang Eceran
Obat/Toko Obat
|
|
52
|
Izin Toko Alat Kesehatan
|
|
53
|
Izin Mendirikan Rs.Type C dan D.
|
|
54
|
Izin Operasional Rs Type C dan D.
|
|
55
|
Izin Kerja Rekam Medik
|
|
56
|
Izin Tukang Gigi
|
|
57
|
Izin Kerja Perawat Anesthesi
|
|
58
|
Izin Operasional Puskesmas
|
|
59
|
Izin Kerja dan Praktek Tenaga Gizi
|
|
60
|
Izin Kerja dan Praktek Tenaga Laboratorium
|
|
61
|
Izin Praktek Dokter Intensip
|
|
62
|
Izin Operasional Laboratorium Kesehatan
|
|
63
|
Tanda Daftar Usaha Wisata
Tirta
|
|
64
|
Tanda Daftar Usaha Daya
Tarik Wisata
|
|
65
|
Tanda Daftar Usaha Jasa
Perjalanan Wisata
|
|
66
|
Tanda Daftar Usaha Jasa Makanan dan Minuman
|
|
67
|
Tanda Daftar Usaha
Penyediaan Akomodasi
|
|
68
|
Tanda Daftar Usaha Jasa
Pramu Wisata
|
|
69
|
Tanda Daftar Usaha SPA
|
|
70
|
Tanda Daftar Usaha
Hiburan dan Rekreasi
|
|
71
|
Tanda daftar Usaha Jasa
Transportasi Wisata
|
|
72
|
Tanda Daftar Usaha Jasa Penyelenggaraan
Pertemuan, perjalanan Insentif, Konferensi dan Pameran
|
|
73
|
Tanda
Daftar Usaha
Kawasan Pariwisata
|
|
74
|
Tanda Daftar Usaha Jasa Konsultan Pariwisata
|
|
75
|
Tanda Daftar Usaha Jasa Informasi Pariwisata
|
|
76
|
Izin Prinsip Penanaman Modal
|
|
77
|
Izin
Prinsip Perubahan Penanaman Modal
|
|
78
|
Izin
Prinsip Perluasan Penanaman Modal
|
|
79
|
Izin
Usaha Penanaman Modal
|
|
80
|
Izin
Usaha Perubahan Penanaman Modal
|
|
81
|
Izin Usaha
Perluasan Penanaman Modal
|
|
82
|
Izin
Prinsip Penggabungan Perusahaan Penanaman Modal.
|
|
83
|
Izin
Usaha Penggabungan Perusahaan Penanaman Modal.
|
|
84
|
Izin Penyimpanan Sementara Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun.
|
|
85
|
Surat Izin Pembuangan Air Limbah (SIPAL)
|
|
86
|
Izin Lingkungan
|
|
87
|
Izin Eksplorasi Air Bawah Tanah
|
|
88
|
Izin Pengeboran Air Bawah Tanah
|
|
89
|
Izin Penurapan Mata Air
|
|
90
|
Izin Pengambilan Mata Air.
|
|
91
|
Izin Pengambilan Air Bawah Tanah
|
|
92
|
Surat Izin
Perusahaan Pengeboran Air Bawah Tanah
(SIPPAT).
|
|
93
|
Izin Juru
Bor.
|
|
94
|
Izin Usaha
Penyediaan Tenaga Listrik Untuk Kepentingan Sendiri (IUKS)
|
Langganan:
Postingan (Atom)